Petisi Stop Willow Project Ramai Ditandatangani, Berikut Penjelasan dan Alasan Willow Project Ditentang

- Minggu, 19 Maret 2023 | 21:17 WIB
Petisi Stop Willow Project Ramai Ditandatangani, Berikut Penjelasan dan Alasan Willow Project Ditentang (Twitter @SDonziger).
Petisi Stop Willow Project Ramai Ditandatangani, Berikut Penjelasan dan Alasan Willow Project Ditentang (Twitter @SDonziger).

Fokus Muria - Departemen Dalam Negeri Amerika Serikat mengumumkan pada hari Senin, 13 Maret 2023 bahwa Presiden AS Joe Biden telah menyetujui proyek pengeboran minyak dan gas di Alaska atau disebut juga Willow project.

Disetujuinya Willow project tersebut tidak hanya mendapat tentangan keras dari para aktivis lingkungan tetapi juga seluruh orang di dunia.

Para aktivis lingkungan berpendapat bahwa Presiden Joe Biden tidak serius dalam mengatasi dampak perubahan iklim, tidak seperti janjiannya saat kampanye pada 2020.

Baca Juga: Terjawab! Semua Orang Bisa Bermain dengan Saya, Hobi Saya Menari, dan Saya hanya Punya Ekor untuk Terbang

Saat itu, ia berjanji tidak akan ada lagi pengeboran di AS.

Tapi janji itu dia langgar tahun 2022 saat pemerintah Amerika mengumumkan rencana untuk menjual sewa pengeboran.

Menurut para aktivis lingkungan, Willow project malah akan memperparah kondisi bumi yang sekarang juga sebenarnya sudah rusak, dan akan berdampak pada iklim serta satwa liar.

Satwa Alaska akan terancam jika Willow project tetap dijalankan (Twitter @SDonziger dan @KaraJarina).
Satwa Alaska akan terancam jika Willow project tetap dijalankan (Twitter @SDonziger dan @KaraJarina).

Menurut mereka, proyek ini bisa menghasilkan hampir 280 juta ton gas rumah kaca (CO2e) hanya dalam waktu tiga puluh tahun atau setara dengan menambahkan 2 juta mobil ke jalan raya AS setiap tahunnya.

ConocoPhillips merupakan perusahaan yang mengerjakan pengeboran minyak dan gas tersebut, mengatakan bahwa Willow project akan menciptakan investasi lokal dan ribuan lapangan pekerjaan.

Baca Juga: Tips Workout di Bulan Puasa Ramadhan untuk Pemula, Cocok Buat Kamu yang Pengen Kurus dan Sehat!

Pengeboran berlokasi di Lereng Utara Alaska yang terpencil, itu merupakan pengembangan minyak terbesar hingga dapat menghasilkan 180.000 barel minyak per hari.

Jumlah tersebut bisa membuat Amerika menjadi negara penghasil minyak terbanyak untuk beberapa dekade kedepan.

Pengeboran itu bernilai sekitar 8 miliar dolar AS dan kembangkan untuk tiga lokasi bor di barat laut Alaska.

Halaman:

Editor: Viena Rifda Maula

Sumber: bbc.co.uk

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X