Biografi Muhammad Husni Thamrin  Pahlawan Nasional Indonesia

- Minggu, 26 Juni 2022 | 19:20 WIB
Biografi Pahlawan Nasional Mohammad Husni Thamrin (dok. Kemsos)
Biografi Pahlawan Nasional Mohammad Husni Thamrin (dok. Kemsos)

Fokus Muria - Nama Muhammad Husni Thamrin atau lebih dikenal dengan MH Thamrin merupakan salah satu tokoh pahlawan Indonesia. Namanya diabadikan sebagai nama jalan protokol di Jakarta dan juga diabadikan dalam uang kertas 2.000 rupiah. Beriku inikami akan mengulas tenteng biografi mh thamrin yang lebih lengkap.

Bagaimana Latar Belakang Mh Thamrin?

  1. Biografi Muhammad Husni Thamrin

Nama lengkapnya adalah Muhammad Husni Thamrin yang lahir di daerah Sawah Besar, Batavia (sekarang Jakarta) pada hari Jumat, 16 Februari 1894. Nama depannya adalah Matseni, ayah Husni Thamrin adalah Muhammad Tabri Thamrin dan ibunya adalah Nurkhamah.

Muhammad Tabri Thamrin bekerja sebagai seorang wedana, beliau memimpin sebuah kabupaten atau daerah yang pada masa penjajahan dihormati karena wedananya yang membawahi beberapa pembantu wedan (camat). Ayah Muhammad Husni Thamrin juga dikenal sebagai salah satu tokoh Betawi terkenal.

Baca Juga: Biografi Djoko Susanto Pemilik Minimarket AlfaMart

Kakek Husni Thamrin bernama Ort, pria Inggris yang menikah dengan Nuraini, nenek Husni Thamrin yang berasal dari Betawi. Ort bekerja sebagai pedagang. Ia juga memiliki sebuah hotel bernama Ort de Rijwik di Batavia.

Sepeninggal Ort, ayah Husni Thamrin, Tabri Thamrin, 10 tahun, diadopsi oleh paman dari pihak ibu, Muhammad Thabri, yang bekerja sebagai pegawai negeri sipil di wilayah Kepulauan Seribu.

Ketika pamannya meninggal, ayah Husni Thamrin menjadi sangat kaya karena kekayaan pamannya dan warisan ayahnya, Muhammad Husni Thamrin, yang sejak kecil dilahirkan dalam keluarga terkemuka tetapi berbaur dengan anak-anak rakyat jelata di sekitar tempat dia tinggal. hidup.

  1. Tokoh Betawi Terkenal

Dia menerima pendidikan yang layak sebagai seorang anak. Di usianya yang masih belia, Muhammad Husni Thamrin yang dikenal fasih berbahasa Belanda dan Inggris ini telah bekerja sebagai karyawan di sebuah perusahaan pelayaran besar bernama KPM (Koninklijke Paketvaart-Maatschappij.). Muhammad Husni Thamrin memimpin sebuah organisasi daerah bernama Kaoem Betawi yang awalnya didirikan oleh ayahnya, Thabri Thamrin.

  1. Menjadi tahanan rumah

Selama tahun 1920-an dan 1930-an, sikap pemerintah kolonial Belanda berubah dan menjadi semakin ganas. Muhammad Husni Thamrin dianggap sebagai partai politik yang berbahaya oleh pemerintah Belanda. Rumah Muhammad Husni Thamrin kemudian digeledah oleh polisi rahasia dengan tuduhan anti-Belanda dan saat itu kondisi kesehatan Husni Thamrin sedang sakit demam.

Halaman:

Editor: Agus Sutanto

Sumber: Beragam Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Akhirnya CCTV Vital Milik Ferdy Sambo Ditemukan

Jumat, 19 Agustus 2022 | 18:47 WIB

'Kerajaan' Ferdy Sambo Di Polri

Jumat, 19 Agustus 2022 | 18:37 WIB

Polri Tetapkan Putri Candrawathi Sebagai Tersangka

Jumat, 19 Agustus 2022 | 18:30 WIB

Sempat Ada Rapat Untuk Melindungi Putri Candrawathi

Jumat, 19 Agustus 2022 | 13:57 WIB

Penembakan Kucing Di Bandung, Siapa Pelakunya?

Jumat, 19 Agustus 2022 | 11:38 WIB
X