Biografi Singkat Yasa Singgih

- Minggu, 26 Juni 2022 | 21:33 WIB
Yasa Singgih/MI/SUMARYANTO/mediaindonesia.com (MI/SUMARYANTO/mediaindonesia.com)
Yasa Singgih/MI/SUMARYANTO/mediaindonesia.com (MI/SUMARYANTO/mediaindonesia.com)

Fokus Muria - Yasa Paramita Singgih atau yang lebih dikenal dengan Yasa Singgih adalah seorang pengusaha muda sukses yang saat ini berpenghasilan ratusan juta per bulan. Berikut ini lebih lebgkapnya biografi yasa singgih, simak terus artikel ini.

Bagaimana Biografi Yasa Singgih?

Yasa Singgih adalah anak ketiga dari tiga bersaudara, Prajna, Viriya dan Yasa sendiri. Ayahnya bernama Marga Singgih sedangkan ibunya bernama Wanty Sumarta. Ia menyelesaikan pendidikan dasarnya di SD Ananda dan SD Surya Dharma, kemudian melanjutkan ke sekolah menengah dan terakhir di SMA Regina Pacis Jakarta.

Baca Juga: Biografi Singkat Ki Hajar Dewantara

Saat Yasa duduk di bangku SMP 3 ayahnya menderita penyakit jantung. Penghasilan ayah saat itu digunakan untuk membiayai sekolah anak-anaknya di samping biaya pengobatan ayahnya. Melihat situasi ini, ia tertantang untuk mencari nafkah sendiri untuk membantu orang tuanya.

Dia juga mulai menjadi pembawa acara untuk mendapatkan uang sakunya sendiri. Upaya pertama adalah melamar Master of Ceremony, bekerja sebagai pembawa acara di sebuah center. Dalam seminggu, ia menerima Rp. 350.000 setiap kali dia muncul sehari.

Setelah masuk SMA Regina Pacis, Jakarta, kemudian ia memulai usaha sendiri untuk menghasilkan uang. Setelah kontrak sebagai pembawa acara selesai, ia memulai bisnis lampu hias warna-warni selama enam bulan. Buku berjudul "Kekuatan Kepepet" karya Jaya Setiabudi, merupakan usaha mandiri. Saat itu, Yasa langsung menghubungi temannya yang memiliki usaha konveksi (milik ayahnya).

Baca Juga: 8 Kata Motivasi Hari Minggu, Cocok untuk Penyemangat Diri dan Cocok Diunggah ke Media Sosial

Dia mulai mencoba membuat desain grafis untuk kaos, setelah hanya menjualnya, akhirnya dia mencoba pergi ke Tanah Abang, membeli pakaian dan biayanya 4 juta. Bahkan bisnis ini ia tinggalkan tanpa keuntungan. Kemudian ia mulai hati-hati mengembangkan strategi bisnis yang matang.

Ia membuka usaha minuman bernama “Ini Teh Kopi” pada tahun 2012, toko yang menjual kopi durian di kawasan Kebun Jeruk. Bisnisnya bisa dibilang sukses besar ditambah dengan namanya yang terkenal. Belum lama berselang, sekitar enam bulan kemudian ia telah membuka cabang baru tepatnya di Mall Ambassador Jakarta Selatan. Namun, ternyata bisnis baru yang ia kelola bangkrut, yang mengakibatkan kerugian.

Halaman:

Editor: Agus Sutanto

Sumber: Beragam Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Akhirnya CCTV Vital Milik Ferdy Sambo Ditemukan

Jumat, 19 Agustus 2022 | 18:47 WIB

'Kerajaan' Ferdy Sambo Di Polri

Jumat, 19 Agustus 2022 | 18:37 WIB

Polri Tetapkan Putri Candrawathi Sebagai Tersangka

Jumat, 19 Agustus 2022 | 18:30 WIB

Sempat Ada Rapat Untuk Melindungi Putri Candrawathi

Jumat, 19 Agustus 2022 | 13:57 WIB

Penembakan Kucing Di Bandung, Siapa Pelakunya?

Jumat, 19 Agustus 2022 | 11:38 WIB
X