Biografi Kartosuwiryo Sang Pendiri Negara Islam Indonesia

- Minggu, 26 Juni 2022 | 21:41 WIB
Kartosuwiryo adalah penentang Pancasila dan merupakan pendiri Negara Islam Indonesia. (historyofcirebon.id)
Kartosuwiryo adalah penentang Pancasila dan merupakan pendiri Negara Islam Indonesia. (historyofcirebon.id)

Fokus Muria - Kartosuwiryo dikenal sebagai pendiri Negara Islam Indonesia. Dalam sejarah bangsa Indonesia, Kartosuwiryo juga dicap sebagai pemberontak. Sebab, ia memimpin pemberontakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) melawan pemerintah Indonesia.

Uniknya, Kartosuwiryo adalah teman dekat Soekarno dan Musso saat masih tinggal bersama di rumah HOS Cokroaminoto. Namun siapa sangka, di akhir hayatnya Kartosuwiryo dieksekusi di depan regu tembak saat Soekarno berkuasa. Bagaimana ceritanya? Berikut profil dan biografi Kartosuwiryo.

Bagaimana Biografi Kartosuwiryo?

  1. Biografi Kartosuwiryo

Tokoh DI/TII yang terkenal ini lahir dengan nama lengkap Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo. Ia lahir di Cepu, Jawa Tengah pada 7 Januari 1907. Ia sendiri merupakan anak dari 7 bersaudara. Ayahnya, Kartosuwiryo, bekerja sebagai mantri candu. Kedudukan tersebut diketahui cukup tinggi bagi seorang pribumi pada masa penjajahan.

Dilihat dari latar belakang keluarganya, Kartosuwiryo bukanlah terlahir dari keluarga muslim yang taat. mengingat ayahku adalah seorang mantri candu. Tapi untuk pendidikan, dia mendapatkannya dengan baik.

Baca Juga: Biografi Singkat Yasa Singgih

  1. Pendidikan Kartosuwiryo

Selain itu, ia juga merupakan salah satu anak yang dapat dan berkesempatan untuk mengenal pendidikan di sekolah modern. Dimana pada tahun 1901, Belanda menetapkan kebijakan etis yang merupakan politik timbal balik. Ia menjadi salah satu anak yang berhasil mendapatkan pendidikan ini.

 

Di masa kecilnya, Kartosuwiryo diketahui telah memulai pendidikannya di Tweede Inlandsche School. Setelah lulus dari sana, ia kemudian dikirim ke Rembang, Jawa Tengah di Hollandsch Inlandsche School.

  1. Kartosuwiryo Masuk Sekolah Kedokteran

Setelah lulus dari sana, orang tuanya kemudian mengirimnya ke Nederlandsch Indische Artsen School, sebuah sekolah kedokteran yang berlokasi di Surabaya. Dari sinilah kemudian mulai mengenal dan tertarik dengan dunia gerak.

Halaman:

Editor: Agus Sutanto

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Akhirnya CCTV Vital Milik Ferdy Sambo Ditemukan

Jumat, 19 Agustus 2022 | 18:47 WIB

'Kerajaan' Ferdy Sambo Di Polri

Jumat, 19 Agustus 2022 | 18:37 WIB

Polri Tetapkan Putri Candrawathi Sebagai Tersangka

Jumat, 19 Agustus 2022 | 18:30 WIB

Sempat Ada Rapat Untuk Melindungi Putri Candrawathi

Jumat, 19 Agustus 2022 | 13:57 WIB

Penembakan Kucing Di Bandung, Siapa Pelakunya?

Jumat, 19 Agustus 2022 | 11:38 WIB
X