Biografi Singkat I Gusti Ngurah Rai Sebagai Pahlawan Jenderal TNI

- Senin, 27 Juni 2022 | 20:23 WIB
I Gusti Ngurah Rai (img/wikipedia)
I Gusti Ngurah Rai (img/wikipedia)

Fokus Muria - Biografi singkat I Gusti Ngurah Rai beliau adalah salah satu Perwira Jenderal TNI yang mendapat gelar Pahlawan Nasional. I Gusti Ngurah Rai lahir di Carangsari, Bali pada tanggal 30 Januari 1917. Ia adalah anak dari pasangan I Gusti Ngurah Palung dan I Gusti Ayu Kompyang. Berikut ini kami akan membahas tentang sejarah dan biografi pahlawan seorang perwira Jenderal TNI yang berasal dari Bali.

Bagaimana Biografi Singkat I Gusti Ngurah Rai?

Ayah I Gusti Ngurah Rai adalah seorang camat pada malam hari, berkat jabatan ayahnya ia berkesempatan untuk mendaftar secara resmi di Hollands Inlands School (HIS). Setelah lulus dari HIS, ia melanjutkan pendidikan di Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO) yang setara dengan SMP di Malang.

Baca Juga: Obyek Wisata Di Pantai Tanjung Kait

I Gusti Ngurah Rai mencintai militer sejak kecil, pada tahun 1936 melanjutkan pendidikan di Sekolah Kader Militer di Prayodha Bali, Gianyar. Kemudian setelah menyelesaikan pendidikan formalnya, I Gusti Ngurah Rai diangkat menjadi Letnan Dua pada tahun 1940.

Setelah itu melanjutkan pendidikannya di Corps Opleiding Voor Reserve Office (CORO) di Magelang dan Pendidikan Artileri di Malang. Berkat kerja kerasnya dalam pendidikan militer, I Gusti Ngurah Rai mampu menjadi sekutu intelijen di Bali dan Lombok pada masa penjajahan Belanda.

  1. Biografi I Gusti Ngurah Rai

Nama Panggilan I Gusti Ngurah Rai - Tempat dan Tanggal Lahir Carangsari, Bali, 30 Januari 1917 Meninggal Mangarana, Bali 20 November 1946 Agama - Orang Tua Ayah : I Gusti Ngurah Palung

  1. Karir Militer I Gusti Ngurah Rai

Pada tahun 1945, setelah Indonesia merdeka, I Gusti Ngurah Rai dan rekan-rekannya membentuk Tentara Keamanan Rakyat (TKR), yang kemudian diangkat sebagai panglimanya.

Baca Juga: Hitungan Neptu Hari dan Pasaran Jawa Hari Ini, Terbaru 2022! Cocok Sekali untuk Memperhitungkan Banyak Hal

Sebagai seorang komandan, dia merasakan tanggung jawab yang besar. Ia pergi ke Yogyakarta yang merupakan markas TKR untuk berkonsolidasi dengan pimpinan pusat.

Halaman:

Editor: Agus Sutanto

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Akhirnya CCTV Vital Milik Ferdy Sambo Ditemukan

Jumat, 19 Agustus 2022 | 18:47 WIB

'Kerajaan' Ferdy Sambo Di Polri

Jumat, 19 Agustus 2022 | 18:37 WIB

Polri Tetapkan Putri Candrawathi Sebagai Tersangka

Jumat, 19 Agustus 2022 | 18:30 WIB

Sempat Ada Rapat Untuk Melindungi Putri Candrawathi

Jumat, 19 Agustus 2022 | 13:57 WIB

Penembakan Kucing Di Bandung, Siapa Pelakunya?

Jumat, 19 Agustus 2022 | 11:38 WIB
X