Berikan Obat Kadaluarsa pada Bayi, Dokter Dinni: Kami Minta Maaf

- Kamis, 11 Agustus 2022 | 08:27 WIB
Ilustrasi Berikan Obat Kadaluarsa pada Bayi, Dokter Dinni: Kami Minta Maaf (Pixabay)
Ilustrasi Berikan Obat Kadaluarsa pada Bayi, Dokter Dinni: Kami Minta Maaf (Pixabay)

Fokus Muria – Dinas Kesehatan Kota Tangerang Banten mengakui bahwa ada pihaknya yang lalai.

Hingga terjadi pemberian obat kadaluarsa Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di Posyandu Bunga Kenanga, kecamatan Karang Tengah, kepada seorang bayi bernama Arkaa.

Dirangkum dari Antara News oleh tim Fokusmuria.co.id bahwa dr Dinni selaku Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang membenarkan kelalaian pemberian obat kadaluarsa, usai mengikuti BIAN pada Rabu, 10 Agustus 2022.

Awalnya bayi tersebut diberikan obat penurun panas sebagai antisipasi apabila mengalami kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI).

Baca Juga: 20 Kata kata Mutiara Hari Pramuka, Untuk Bangkitkan Semangat Jiwa Muda

Menurut penjelasan dr Dinni, pada hari Senin petugas puskesmas menemukan tiga obat PCT drop kadaluarsa di dalam tas posyandu.

Yang niat awalnya akan dipisahkan dan diberikan kepada petugas Farmasi Puskesmas. Akan tetapi, petugas puskesmas lupa menyerahkan obat tersebut pada petugas farmasi.

Dan saat pelaksanaan BIAN di Kenanga Pondok Pucung, nahas obat tersebut terbawa dan diberikan kepada bayi malang tersebut pada Selasa, 9 Agustus 2022.

Kendati demikian, setelah menerima laporan bahwa ada bayi yang mengkonsumsi obat kadaluarsa. Pihak puskesmas langsung terjun ke lapangan.

Halaman:

Editor: Tri Handoko Setiawan

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X