'Kerajaan' Ferdy Sambo Di Polri

- Jumat, 19 Agustus 2022 | 18:37 WIB
Ilustrasi 'Kerajaan' Ferdy Sambo Di Polri (haluan.com)
Ilustrasi 'Kerajaan' Ferdy Sambo Di Polri (haluan.com)

Fokus Muria - Menurut Mentri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, Ferdy Sambo memiliki banyak pendukung, bahkan sudah mirip kerajaan di Polri.

Hal tersebut dibuktikan atas adanya 36 orang yang diduga kuat melanggar kode etik untuk menghalangi proses penyidikan meninggalnya Brigadir J atau Brigadir Joshua.

"Kelompok Sambo sendiri yang seperti menjadi kerajaan Polri di dalam. Seperti sub Mabes (Polri) yang sangat berkuasa. Kelompok ini yang jumlahnya 36 orang itu yang menghalang-halangi (penyidikan)," ungkap Mahfud ketika berbicara di program siniar Akbar Faizal yang tayang di YouTube pada Rabu, 17 Agustus 2022.

Baca Juga: Ramalan Primbon Hari Ini, Bagaimana Karakter, Watak, dan Nasib Weton Pahing? Yuk Cari Info di Sini!

"Dia tidak terlibat pembunuhan. Tetapi, karena merasa Sambo (terlibat), maka orang-orang ini bekerja untuk melakukan obstruction of justice. Mulai dari membuang barang (bukti), memberikan keterangan palsu, mengganti barang bukti, mengganti kunci, memanipulasi hasil autopsi, memberikan rilis palsu, dan macam-macam," lanjut Mahfud.

Mahfud menjelaskan dalam kasus pembunuhan Brigadir J ada tiga cluster individu yang terlibat. Cluster pertama, adalah pelaku yang merencanakan dan mengeksekusi langsung. Cluster kedua, individu yang menghalangi proses penyidikan atau obstruction of justice.

Mahfud pun mengakui untuk mengungkap para tersangka pembunuh Brigadir J tidak mudah. Tim khusus bentukan Kapolri sulit menemukan barang bukti.

Baca Juga: Polri Tetapkan Putri Candrawathi Sebagai Tersangka

Akhirnya, Mahfud pun sempat memanggil Ketua Harian Kompolnas, Irjen (Pol) Purn Benny J Mamoto. Benny melaporkan kasus pembunuhan Brigadir J terancam tidak selesai karena banyak pihak yang menghambat.

"Setiap kali akan dilakukan pemeriksaan ada yang menghalangi, barang bukti dihilangkan. Saya tanya siapa yang melakukan itu, dijawab Pak Benny ya kelompok (pendukung) Pak Sambo itu," tutur Mahfud.***

Halaman:

Editor: Muhammad Najih

Sumber: YouTube Akbar Faizal Uncencored

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X