Apa yang dimaksud dengan Perencanaan atau Planning?

- Sabtu, 25 Juni 2022 | 07:16 WIB
Ilustrasi perencanaan. (Pixabay)
Ilustrasi perencanaan. (Pixabay)

Fokus Muria - Perencanaan merupakan hal yang sangat penting untuk diketahui dalam mencapai tujuan perusahaan. Perencanaan atau planning secara sederhana adalah sebuah proses. Proses ini merupakan rangkaian urutan rasional dalam penyusunan rencana.

Proses perencanaan atau planning biasanya disesuaikan dengan tujuan, keterbatasan yang ada, dan dikembangkan sesuai dengan teknik dan kebutuhan tertentu. Perencanaan merupakan upaya untuk mencapai tujuan dan menentukan tahapan-tahapan.

Masukan dalam perencanaan adalah data atau informasi, sedangkan keluarannya adalah produk atau rencana perencanaan. Oleh sebab itu, penting untuk mengenali tujuan perencanaan dalam rangka kemajuan suatu usaha.

Baca Juga: Profil dan Biodata Estelle Linden Agama, Keturunan, Umur, Pacar, Pemeran Karin My Lecturer My Husband Season 2

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, perencanaan atau planning adalah suatu proses, perbuatan merencanakan (merancang). Perencanaan merupakan upaya untuk mencapai tujuan dan menentukan tahapan-tahapan untuk mencapai tujuan tersebut.

Perencanaan juga dapat diartikan dalam berbagai perspektif, antara lain perencanaan sebagai aktivitas dasar manusia, perencanaan sebagai pilihan rasional, dan perencanaan sebagai pengendalian tindakan masa depan.

Perencanaan juga dapat dianggap sebagai pilihan yang rasional. Ini menyangkut pemilihan, dan menekankan hubungan antara perencanaan dan rasionalitas. Pilihan rasional dapat didefinisikan sebagai pilihan yang memenuhi standar logis tertentu. Dengan begitu, perencanaan menjadi suatu proses untuk menentukan tindakan masa depan yang tepat melalui tahap seleksi.

Tidak ada banyak perbedaan antara pemahaman perencanaan dan proses pengambilan keputusan yang rasional. Perencanaan identik dengan proses pengambilan keputusan yang rasional dalam usahanya mencapai tujuan yang diinginkan, membuat pilihan secara sengaja, pendekatan yang komprehensif, dan terkait dengan tindakan. Orientasi ke masa depan adalah satu-satunya karakteristik perencanaan yang tidak hadir dalam proses pengambilan keputusan yang rasional.

Apa Tujuan Perencanaan?

  • Memberikan arahan, baik bagi manajer maupun karyawan non-manajerial.

Dengan adanya perencanaan, karyawan bisa mengetahui apa yang perlu mereka capai, dengan siapa mereka harus bekerja sama, dan apa yang perlu dilakukan untuk mencapai tujuan organisasi. Tanpa perencanaan, departemen dan individu dapat bekerja secara mandiri, sembarangan, sehingga pekerjaan organisasi menjadi kurang efisien.

Halaman:

Editor: Agus Sutanto

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X